Departemen IPTP Fakultas Peternakan IPB

IPTP (Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan) merupakan departemen bukan pilihan jurusan yang saya minati di universitas mana pun. Tidak pernah terpikir memilih jurusan IPTP. Waktu masih duduk di bangku SMA saya terus berpikir dan besar minat saya memilih jurusan psikologi. Tiba waktnya pengumuman ada form pendaftaran mulai dari keperawatan, kebidanan, ITS, UNBRAW, UNAIR, ITB, UGM, IPB, dan UI. Setelah memberitahu otang tua saya terutama papa, ternyata orang tua saya tidak setuju dengan pilihan saya untuk mengambil jurusan psikolog yang di nilainya tidak begitu baik. Orang tua saya dari awal sudah meminta saya untuk daftar ke IPB dengan pilihan jurusan orang tua yaitu teknologi pangan dan pilihan ke dua gizi. Akhirnya saya ikuti pilihan orang tua saya tanpa melihat jurusan pa saja yang terdapat di IPB yang mungkin membuat saya lebih tertarik. Haripun terus berjalan sampai sebelum ujian akhir SMA malamnya saya di telephone oleh salah satu guru saya bahwa pengumuman diterima atau tidaknya di IPB telah keluar dan saya di terima dari delapan murid yang mendaftar dan yang diterima hanya tiga orang, salah satunya saya. Betapa bahagianya saya di terima. Keesokan harinya saya di panggil untuk menghadap kepala sekolah langsung karena sudah dekat dengan kepala sekolah dan guru-guru saya dan disana saya di beri berkas bahwa saya diterima di IPB. Namun beberapa guru saya yang tahu dan membantu dari awal saya mengisi form tersebut sampai akhir pelengkapan yang dibutuhkan, saya melihat beliau menunjukan ajah penuh dengan tanya. Akhirnya beliau bertanya apakah saya memilih jurusan peternakan dan saya jawab tidak. Setalah saya pegang berkas tadi saya di terima di jurusan peternakan, ada rasa kecewa. Saya mencoba mengikuti test-test di UGM dengan jurusan pilihan orang tua saya dan di UNAIR saya nekad mencoba memilih psikologi tapi semua hasilnya nol. Orang tua saya tetap bersi keras meminta saya memilih IPB dengan pemaparan papa yang mengatakan bahwa lulusan IPB dididik sebagai lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekarjaan sendiri bukan sebagai pekerja dan papa ingin anak papa separti itu dan saya ikuti.

Masuk IPB saya mencoba cari tahu tentang peternakan dan saya mulai sedikit tertarik dengan IPTP yang dapat mengolah produk ternak menjdai makanan yang siap di hidangkan di meja makan. Kemudian saya teringat pemaparan orang tua saya dan saya berfikir bagaimana bidang peternakan dapat membawa kita ke dalam kesuksesan atau bagaimana hubungan peternakan dengan dunia kerja. Hal ini yang menjadi inti pemikiran saya sewaktu tertarik dengan jurusan IPTP. Setelah saya berpikir dan mencari informasi dari berbagai media peternakan dan media yang menyajikan informasi khusus tentang dunia kerja, akhirnya saya menemukan jawaban dari pertanyaan saya tersebut. Jawabannya adalah peluang kerja dibidang peternakan masih sangat besar dan akan selalu bertambah besar seiring dengan meningkatnya konsumsi hasil olahan ternak.

Hasil olahan ternak ini berupa susu dengan bermacam-macam rasa dan proses misalkan susu murni, susu yang telah mengalami proses parteusisasi, yogurt, puding susu, es krim dan masih banyak lagi. Kemudian ada juga hasil olahan daging dengan bermacam-macam proses yang menghasilkan berbagai jenis olahan daging misalkan bakso, lidah asap, kornet, sosis, abon, salami, nugget, dan masih banyak lagi. Dari kulit pun juga dapat di proses yaitu krupuk kulit. Selain di olah sebagai makanan siap saji juga terdapat hasil lain seperti kulit dan bulu yang di jadikan tas, sepatu, wool, kemoceng, dan karya-karya seni yang lainnya. Bahkan limbahnya pun dapat di olah menjadi biogas. Semua hasil peternakan tidak ada yang di buang semuanya dapat di olah sehingga semakin luas membuka lapangan pekerjaan ataupun peluang kerja di dunia peternakan. Semua proses dari hulu sampai hilir sampai pemasaran dan pembuatan peternakan sendiri semua di ajarkan di perternakan di jurusan IPTP ini. Itu salah satu alasan saya memilih jurusan IPTP.

Posted in Uncategorized | Leave a comment